Sabtu, 04 Februari 2012

MAHASISWA SEBAGAI KEKUATAN PEMBAHARUAN



 Berbicara mahasiswa sebagai kekuatan pembaharu maka ada tiga hal yang perlu diperhatikan. Tiga hal tersebut adalah mahasiswa, kekuatan, dan pembaharuan. Mahasiswa itu sendiri, ini adalah sebuah fase proses hidup manusia dimana mahasiswa sering diidentikan kepada fase pemuda. Pada fase ini, maka terdapat emosional yang besar yang tidak dimiliki manusia ketika fase anak-anak, remaja, dan tua. Dengan emosionalnya itu maka berfikir yang ideal tidak akan pernah lepas. Sehingga seiring dengan itu, pendapat yang mengatakan mahasiswa sebagai kaum idealis wajar-wajar saja dan sah. Namun tidak semua yang namanya mahasiswa mendapatkan proses itu kalau saja ia tidak berkecimpun dalam dunia aktivis. Dunia aktivis yang di maksudkan, bisa didapatkan ketika mahasiswa itu terjun langsung dalam agenda-agenda kemahasiswaan yang mencakup permasalahan sosial, ekonomi, dan politk di masyarakat. Mereka tidak bisa lepas dalam dunia ini. mahasiswa juga jangan sampai menjadi mahasiswa hanya berideologi “Triple K (Kost, Kantin, dan Kampus)” ataupun Triple K tambah berpacaran. Akan tetapi sebaiknya bagaimana mahasiswa mempunyai paham atau ismeThreeisme” yaitu studisme, aktivisme, dan romantisme. Studisme, bagaimana seorang mahasiswa harus menjadi seorang yang dapat memahami apa yang harus dia lakukan ketika dia mendapat ilmu dibangku sekolah. Dia dapat menyelesaikan pendidikan sebagai amanah dari orang tuanya dan dapat membuktikan bahwa dia terbaik mengenai studi ini. Sangat konyol kalau saja seorang yang mengaku aktivis bisa sampai drop out (DO), bagaimana mau menjadi pemimpin. Aktivisme,  bahwa dunia kampus adalah dunia yang tidak akan dapat terulang untuk kedua kalinya untuk itu manfaatkan sebaik-baiknya. Seorang mahasiswa kalau saja tidak menikmati menjadi seorang aktivis maka ia akan merugi. Mengapa demikian? Karena untuk memahami dunia masyarakat secara untuh maka bangku formal di kampus tidak akan ia dapatkan maka salah satu jawabannya adalah mahasiswa itu harus berani mencelupkan dirinya di dunia aktivis.Meskipun ada sebuah pengorbanan yang harus dilakukan dan itu adalah sebuah konsekuensi.
Banyak hal sebenarnya yang ingin di uraikan oleh penulis temtang mahasiswa adalah pioneer pembaharuan, namun tulisan singkat ini bukanlah hanya sebuah wacana saja namun tela’ah jauhnya adalah sebuah realitas yang pasti akan terjadi dalam sebuah proses kehidupan. Mahasiswa adalah satu-satunya kekuatan pembaharuan dalam membawa bangsa kita kedepan kearah yang lebih baik, pembuktian dari kaum intelektual marilah segera kita kuatkan dengan melakukan hal-hal yang bermanfaat. Lepas segala persoalan yang akan menggagu pola fikir sehat kita, bersama memaknakan semboyan agent of change for Sumbawa barat and Indonesia.

Tidak ada komentar: